Kopi karo mungkin belum begitu populer di telinga kita. Tapi tahu ngga, sih, kalau kopi ini sudah mendunia? Sebelum ada kopi Gayo, Sidikalang dan lainnya, Karo sebenarnya sudah ada. Bahkan ratusan tahun lalu, ketika masa kolonialisme masih ada, kopi ini sudah diekspor ke Eropa. Namun, entah kenapa dia tidak sepopuler Gayo, padahal sama-sama dari tanah Sumatra.

Kopi ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Awalnya berasap dari masyarakat Karo yang hobi menanam kopi. Di kemudian hari dikenal dengan nama Kopi Karo, karena memang tumbuh di sini. Kopi ini umumnya varietas Arabika. Tumbuh di 500-2000mdpl. Cukup unik memang.

Olahan Ceri Kopi karo

Washed process atau giling basah. Sejak dari pemetikan, biji kopi akan disoritir secara manual, hanya dengan memasukkan ke dalam ember, lalu memisahkan antara biji yang mengambang dan tidak. Jika proses ini sudah, akan masuk ke dropler.

Dropler adalah mesin yang akan memisahkan antara biji dan kulitnya. Proses ini masih terus berlanjut meski sudah terpisah antara biji dan kulitnya. Ini untuk melihat kualitasnya sekali lagi. Nah, berikutnya biji akan masuk ke tahap fermentasi 18 jam sampai 24 jam.

Pada proses fermentasi, ngga jarang terjadi kegagalan juga. Proses belum berhenti, jika rendaman sudah dilakukan maka akan ada pengeringan. Dari awal sampai proses ini, akan mempengaruhi rasa kopi nantinya. Penasaran dengan rasa kopinya?

Citarasa Kopi Karo

Satu kata saja: mirip dengan Gayo. Iya, aroma buahnya kuat. Mungkin karena sama-sama ditanam dekat dengan buah-buahan.

Makanya tak sedikit orang yang memakai biji kopi ini untuk V60. Karena memang rasanya cocok sekali untuk seduhan begini. Sedangkan untuk olahan tubruk orang menggunakan sebagai bahan kopi susu.

Menariknya, selain citrus dan fruity, kopi ini juga kental dengan rasa rempah dan aroma coklat yang kuat. Bagi sebagian orang, kopi ini cocok untuk tubruk, tapi sebaiknya roastingan diperhatikan.

Kopi karo enaknya seduh apa?

Ada beberapa model seduhan yang direkomendasikan. Mari kita simak di bawah ini.

  1. V60

Dengan V60 banyak yang bilang citrus serta fruity keluar. Selain itu rasa yang soft dan tidak intens memanjakan penikmat kopi. Terutama jika dia seorang wanita.

  1. Kopi Susu

Ini pun rekomended banget. Tapi perhatikan roastingannya. Jangan pakai light roast untuk kopi susu. Saran roastingan yang baik adalah medium to dark.

  1. Tubruk.

Minimal roasting medium dark. Selain ini tidak disarankan. Mudah membuatnya dan simpel banget. Tinggal seduh dengan air saja.

Tertarik yang mana? Semua rekomendasi di atas semuanya menarik. Jadi, selamat mencoba saja. sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang. Salam.